Lomba Mohungguli Upaya Melestarikan Budaya Daerah

Oleh Dibaca 95 Kali 27 Apr 2018, 22:15:07KIM Bonbol

Lomba Mohungguli Upaya Melestarikan Budaya Daerah

Keterangan Gambar :


Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bone Bolango (Bonebol), Provinsi Gorontalo, rencananya pada pelaksanaan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada tanggal 2 Mei 2018 mendatang, akan menggelar lomba bercerita (mohungguli) dalam bahasa Gorontalo.

Lomba mohungguli ini nantinya akan diikuti oleh siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat di daerah itu.

Kepala Disdikbud Bonebol Marni Nisabu mengatakan, lomba mohungguli akan digelar dalam rangka upaya untuk melestarikan kembali budaya daerah yang saat ini mulai tergerus.

”Jadi kami dari Disdikbud Bonebol akan melaksanakan lomba bercerita ini menggunakan bahasa daerah Gorontalo dengan cara mohungguli,”kata Marni Nisabu, ketika diwawancarai usai pencanangan Hardiknas tahun 2018 oleh Bupati Bonebol Hamim Pou, Jum'at (27/4).

Marni Nisabu mengungkapkan, kegiatan lainnya yang akan dilaksanakan dalam peringatan Hardiknas tahun ini, yakni pemberian penghargaan kepada tokoh budaya dan tokoh pendidikan.

Kemudian, kegiatan spektakuler lainnya menampilan 231 polisi cilik (Pocil) yang akan berdemostrasi dihadapan Bupati Bonebol Hamim. Kegiatan ini kerjasama Disdikbud dengan Polres Bonebol.

Tidak hanya itu, pameran pendidikan dengan menampilkan hasil karya anak-anak bangsa yang diiikuti oleh seluruh kecamata juga akan mewarnai Hardiknas tahun 2018 ini. Ada juga duet para Koordinator Wilayah (Korwil), dan ada lomba pagelaran busana daur ulang.

“Berbagai macam kegiatan ini kita akan laksanakan di Hardiknas. Ini semata-mata dalam rangka bagaimana menjadikan Bone Bolango Cerdas dan tidak melupakan kebudayaan daerah yang kita akan lestarikan kepada anak-anak bangsa kita, khususnya yang ada di Kabupaten Bone Bolango,”ulas Marni Nisabu.

Ia mengungkapkan pada peringatan Hardiknas tahun 2018 ini, pihaknya akan lebih fokus bagaimana memajukan kebudayaan sesuai dengan Hardiknas tahun 2018. Kita membangun negara, tapi tanpa melupakan kearifan lokal daerah, yang kita angkat di dalam kegiatan-kegiatan pembelajaran di sekolah.

”Disamping pendidikannya dikuatkan, kita juga harus majukan kebudayaan. Jadi antara pendidikan dan kebudayaan itu harus beriringan dalam rangka untuk membangun negara dan daerah kita tercinta ini,” kata Marni Nisabu. (MC Bone Bolango/Hms/Kadir/toeb)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

  1. mivo 03 Agu 2018, 01:58:58 WIB

    Cerdas dan tidak melupakan kebudayaan daerah

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Website ini sangat bermanfaat bagi anda?
  Sangat Setuju
  Setuju
  Kurang Setuju
  Tidak Setuju
  Tidak Tahu

Komentar Terakhir

  • technology of things

    Hi, I think your web site could be having internet browser compatibility ...

    View Article
  • fake GED diploma

    Thank you, I have recently been searching for info about this topic for a long ...

    View Article
  • mivo

    Cerdas dan tidak melupakan kebudayaan daerah ...

    View Article
  • channel tvri hd

    berwisata ke obyek wisata pemandian air panas ...

    View Article